Untuk Kamu Yang Pergi ke Gembiraloka Bareng Pasangan, Namun Bingung Mau Ngapain Aja di Sana – Bagian II

Untuk Kamu Yang Pergi ke Gembiraloka Bareng Pasangan, Namun Bingung Mau Ngapain Aja di Sana – Bagian II
5 (100%) 1 vote

Guys, ternyata ada banyak hal yang bisa dilakukan saat memutuskan untuk pergi ke Gembiraloka bareng pasangan. Maka dari itu, sudah kewajiban kami untuk melanjutkan artikel bagian pertama yang kemarin ditulis.

Tapi, kami janji kok, bagian II ini adalah yang terakhir. Karena kalau sampai dibuat 3 bagian, kok kayak-kayaknya kebanyakan ya! Hahaha. Bagaimana, setelah baca artikel sebelumnya, apakah sudah berwisata ke Gembiraloka bareng pasangan lalu mempraktikkannya? Kalau belum ke sana, artikel ini bisa jadi tambahan, biar besok, pas liburan ke sana, enggak kerasa rugi-rugi amat. Tetapi kalau udah ke sana, balik lagi!

Ini dia lanjutannya, guys!

Lihat-lihat hewan yang telah tidur abadi

via: www.wisatakandi.com

via: www.wisatakandi.com

Iya, mati. Hewan-hewan itu telah mati. Tapi, kok dilihat-lihat? Lihat-lihat gimana, katanya udah mati? Jadi begini, di Gembiraloka, itu ada hewan-hewan yang telah diawetkan. Entah pengawetannya dilakukan setelah hewan tersebut mati, enggak tahu lah, ya. Tapi yang jelas, di sana ada banyak hewan-hewan yang diawetkan, yang kalau kamu pegang-pegang, pasti kamu enggak takut. Kan, udah mati.

Dari hewan serangga, ular, hingga singa besar, setelah diawetkan malah terlihat lucu. Lucunya seperti kekasihmu, mungkin. Tapi ya jangan bilang ke dia:

“Eh, hewannya lucu. Lucunya kayak kamu.”

Karena kalau sampai bilang gitu, pasti dia bakal marah sambil bilang:

“JADI KAMU PIKIR, AKU INI HEWAN?!”

Jadi mending ngomongnya gini aja:

“Eh, hewannya lucu.”

Tapi kalau dia nanya:

“Lucunya?”

Maka jawab saja:

“Tuh Di sini.”

Cerita kenangan masa kecil

via: www.noormafitrianamzain.com

via: www.noormafitrianamzain.com

Dengannya, sambil jalan-jalan, kamu bisa berbagi cerita soal kenangan masa kecil. Tentu, masa kecil yang berhubungan dengan pengalaman liburan ke kebun binatang dong. Karena kamu dan dia sedang pergi ke kebun binatang. Jangan ceritakan masa kecilmu yang tak berhubungan dengan binatang seperti:

“Aku dulu waktu kecil pernah melorotin celana teman sekelasku.”

Jangan. Jangan cerita yang begitu. Kalau cerita soal hewan pun, pastikan bukan seperti ini:

“Aku dulu pernah mengencingi kera milik tetanggaku. Hahahaha.”

Tetapi ceritalah bagaimana pengalamanmu bersama teman-teman playgroup, atau TK atau SD, saat pergi ke kebun binatang. Mengapa cerita masa kecil? Karena kenangan seperti ini biasanya hanya ada pada saat kamu masih kecil. Namun kalau kamu menceritakan kenangan kamu saat berlibur ke kebun binatang ketika lagi duduk di bangku kuliah, maka bisa dipastikan, masa kecil kamu kurang bahagia.

Oh ya, cerita-cerita begini, bisa merekatkan hubunganmu dengannya, loh. Cobain deh.

Bermain cepat-cepatan sebut nama hewan

via: www.youtube.com

via: www.youtube.com

Kamu masih ingat enggak, dengan permainan yang kamu dan teman-teman menjulurkan jari-jari, lalu salah seorang mengurutkan jumlah jari dari A-Z, dan kalau jumlah jarinya lebih dari jumlah abjad, maka ulang lagi dari awal. Terus, setelah ketemu huruf apa yang jatuh pada jari terakhir, kamu dan teman-teman menyebutkan hewan-hewan atau binatang apa saja yang memiliki awalan huruf tersebut. Pernah?

Nah, di sini, sambil istirahat, kamu bisa loh main beginian sama dia. Seru itu pasti. Biar lebih greget, jangan lupa untuk menerapkan hukuman bagi yang kalah. Misal, kalau sampai kalah, atau nyebutnya kurang banyak, maka pihak yang kalah harus menggendong. Jadi kalau kamu yang kalah, kamu menggendong dia. Lalu kalau dia yang kalah, maka dia adalah orang yang kamu gendong. Itu kalau kamu cowok loh ya. Begitulah. Selain cowok selalu salah, cowok juga memang harus sering-sering mengalah.

Nonton bareng penguin tanpa ke Antartika

via: www.youtube.com

via: www.youtube.com

Jangan salah. Indonesia juga ada penguin. Kamu bisa mendapatinya di Gembiraloka. Penguin sudah pasti lucu-lucu. Jadi jangan kaget, kalau kamu cowok, maka cewek akan bilang, “Ih, lucu… lucu… lucu…” sambil mukul-mukulin pundak kamu.

Sebagai cowok, kamu jangan sekalipun membalas. Apalagi sampai memukulnya menggunakan bambu. Jangan ya. Ingatlah prinsip sebelumnya: ‘Selain cowok selalu salah, cowok juga memang harus sering-sering mengalah’.

Keliling kebun binatang selain jalan kaki

via: bondanprihastomo.wordpress.com

via: bondanprihastomo.wordpress.com

Kalau pada artikel bagian pertama ada saran bagi kamu dan dia agar keliling sambil jalan-jalan, maka pada artikel ini, kamu bisa mencoba berkeliling tanpa jalan kaki. Sebagai informasi, di Gembiraloka ada beberapa spot area yang berisi tempat parker sepeda. Kamu bisa menggunakannya untuk berkeliling kebun binatang dengannya. Cuma ya karena jumlah pengunjung selalu lebih banyak dibanding jumlah sepeda yang ada, maka ya untung-untungan. Kadang bisa dapat, dan kadang bisa enggak.

Terus, kalau lagi apes enggak dapat sepeda, gimana?

Kamu bisa meminjam sepeda milik para penjual ondel-ondel yang menjajakan dagangannya di sana. Lumayan kan, sambil keliling lihat binatang-binatang, juga bisa sambil bantu abang-abangnya berjualan.

Tapi, solusi di atas adalah solusi yang sesat. Jadi tidak perlu kamu turuti. Solusi yang bisa kamu lakukan adalah berikut ini:

Naiklah Transportasi Keliling (Taring) karena Gembiraloka juga menyediakannya, khusus untuk semua pengunjung yang ingin mengelilingi Gembiraloka tanpa capek. Atau kalau kamu sempat mempraktikkan trik dari artikel sebelum ini, kan, enggak ada salahnya juga, muter-muter kebun binatang sebanyak dua kali. Hehehe.

Nonton atraksi hebat dari para hewan terlatih

via: www.youtube.com

via: www.youtube.com

Sebelas-dua belas dengan yang ada di sirkus-sirkus, di sini juga ada hewan-hewan yang telah dilatih beratus-ratus jam, sehingga bisa menjadi ahli atau memiliki kelebihan dalam mempraktikkan gerakan-gerakan tertentu. Di antaranya, ada si pintar burung kakak tua, linsang, beruang madu, burung kangkareng, dan orang hutan.

Masuk ke gua bawah tanah

via: idfl.me

via: idfl.me

Ini adalah jalan menuju pintu keluar. Jadi ya harus banget kamu nyobain masuk ke gua ini bareng dia. Kamu dan dia akan merasakan sensasi gua bawah tanah sebagai pintu keluar dan bertemu hewan purba.

Gimana, dengan tips dari kami saat pergi ke Gembiraloka yang sampai dibuat dalam dua bagian ini? Mantap jaya enggak? Dijamin, kalau kamu benar-benar melakukan semua yang kami tuliskan di atas, niscaya kamu dan dia tak akan masuk ke dalam golongan-golongan pengunjung Gembiraloka yang merugi. Catat itu!

Seperti biasa, jika kamu punya cara lain menikmati kunjungan ke Gembiraloka, jangan lupa tulis di kolom komentar ya. Biar yang lain, yang pada baca artikel ini, bisa sama seperti kamu: masuk dalam golongan orang-orang yang beruntung!

Add Comment